IDENTITAS DAN PERGERAKAN MAHASISWA.
Apa kabar kawan-kawan mahasiswa? Pasti kawan-kawan mahasiswa hari ini akan menjawab dengan suara lantang dan serentak baik. Sebagai penyegar akalnya kawan-kawan mahasiswa hari ini boleh dong sedikit saya akan bertanya, Apa itu mahasiswa? Bagaimana sejarah lahirnya gerakan mahasiswa? dan Apa saja tugas dan tanggung jawabnya mahasiswa?.
Sebagai seorang akademisi kita mempunyai perang yang sangat penting dalam mengawal dinamika kehidupan sosial dalam dunia kampus. Kampus sebagai wadah intelektual yang didominasi oleh berbagai macam perbedaan mulai dari pola pikir dan daya kritikan terhadap kondisi di sekitarnya. Mahasiswa dikenal sebagai ujung tombaknya pergerakan, lantas sudahkah kita mengamalkan keterpurukan negara hari ini dengan menyuarakan keadilan?.
Mahasiswa yang dikenal sebagai agen of changer dan agen of control social sepatutnya menunjukkan identitas diri yang sesungguhnya.
Namun problematika hari ini mahasiswa di nina bobokan oleh sistem yang membuat dirinya terpenjara dalam pikirannya sendiri, sadarkah kita hari bahwa sang proklamator bangsa Ir. Soekarno mengamanatkan kepada seluruh pemuda bangsa bahwa “Negara dia titipkan untuk dijaga” agar elektabilitas negara di kelola dan di gagas oleh perilaku yang adil.
Sesuai dengan tema diatas, saya menawarkan kepada kawan-kawan mahasiswa, bahwa pentingnya mengenal identitas, sebelum hilangnya identitas supaya kita mampu menciptakan arah sejarah dalam pergerakan baru.
Mahasiwa adalah stok pemimpin masa depan, anda memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri ketika kuliah, karena hanya di bangku kuliahlah anda memiliki konsep untuk meningkatkan potensi akademis sesuai dengan yang anda inginkan.
Kajian akademis dan publik dalam lingkaran mahasiswa mulai hilang sehingga kecerdasan akal mahasiswa di bodohkan oleh pengaruh globalisasi kelas dunia. Sadarkah kita akan hal ini?, pertanyaan ini timbul dari benak sang mahasiswa yang turut khawatir akan kondisi masa depan bangsa yang kaya akan Sumber Daya Alamnya.
Teringat pernyataan sang bapak proklamator "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya". Pernyataan ini hanyalah sebuah simbol penghias dinding negara, sebagai mahasiswa yang paham akan identitasnya tentu ia akan berpikir loyal terhadap kondisi keadilan dalam suatu negara.
Jadilah mahasiswa yang mencintai keadilan, mahasiswa yang mencintai identitasnya dan mahasiswa yang selalu menyumbangkan intelektualitas berpikirnya demi kemajuan serta kesejahteraan bersama.
Hidup mahasiswa!!. One (9 Juli 2019)

Salam
BalasHapusBermacam-macam akhlak sahabat dan isteri (Nabi saw) terhadap Nabi saw yang disembunyikan:
https://drive.google.com/file/d/1BIERBFIAAzJr_0inSWbjkMSRKfCv5qMe/view?usp=drivesdk
Tata cara solat Nabi saw
https://drive.google.com/file/d/1H88p9QpJTwtdlyh8v5TnYJQ_bCMFDxin/view?usp=drivesdk
Tidak ada paksaan dalam menganuti agama (Islam)
https://drive.google.com/file/d/13HBhtVqb0xD8og-RQZffn2LKuy3MxQfk/view?usp=drivesdk
sila copy jika mahu.
Terima kasih was Salam.